Berdasarkan data dari WHO terkait adanya kontaminasi mikroplastik yang mengkontaminasi minuman-minuman kemasan dan secara langsung itu tidak dirasakan, namun diprediksi 5 hingga 10 tahun lagi pasti juga memberikan efek pada tubuh manusia dan hal itu sesuatu yang sangat krusial, sehingga diharapkan semua pihak bersama-sama untuk mengurangi sampah plastik.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Probolinggo, ASN (Aparatur Sipil Negara) dan perusahan-perusahaan untuk bersama-sama mewariskan lingkungan yang lebih nyaman dan lebih aman bagi diri sendiri serta utamanya bagi anak-anak dengan lebih bijak menggunakan plastik,” ujarnya.
Tantriana mengatakan kampanye tersebut sebagai upaya untuk mendukung komitmen dari Pemkab Probolinggo untuk terus berikhtiar mengurangi limbah plastik di wilayah setempat.












