Hendro Gunawan, selaku Ketua Pembina Yayasan Kas Pembangunan (YKP) menuturkan, setelah mempelajari detail laporan dan kondisi keuangan YKP, pihaknya mampu melakukan efisiensi hingga Rp1,4 miliar tahun ini. Efisiensi dapat dilakukan setelah menghapuskan beberapa komponen beban usaha pada tahun sebelumnya. Antara lain meliputi, beban HR dan uang kehormatan, beban HR/premi, insentif, biaya konsultan, pakaian dinas, biaya perjalanan dinas, beban umum lainnya, denda pajak, entertainment dan sumbangan sosial.
“Setelah kita kaji dan hitung ulang, memang ada beban-beban usaha yang tahun ini dapat dihilangkan sebagai langkah efisiensi. Jumlah efisiensi total mencapai Rp 1,4 miliar tahun ini,” terang pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kota Surabaya ini.
Selanjutnya, Organ YKP memiliki empat rencana dalam waktu dekat. Pertama, akan dilakukan audit keuangan YKP Kota Surabaya. Kedua, PT YEKAPE yang juga dibawah naungan YKP, akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 20 Agustus 2019. Ketiga, membuat database tanah aset YKP. Keempat, membuat mekanisme pengelolaan keuangan YKP.
“Pengelolaan Yayasan Kas Pembangunan memang sudah diserahkan ke kami (Pemkot Surabaya). Selanjutnya, kami akan mengamankan PT-nya. Yakni PT YEKAPE. Semoga seluruh prosesnya berjalan dengan lancar,” imbuh Hendro.(adv)











