“Lalu ketiga adalah antisipasi secara signifikan terhadap bencana alam maka yang diharapkan seluruh anggota Pramuka di seluruh jajaran kwartir diharapkan bisa berkoordinasi dengan seluruh instansi yang memiliki kewenangan, terutama pada penanganan bencana alam,” kata Khofifah.
Poin keempat, lanjut dia, Pramuka memiliki sensitivitas terhadap sampah yang artinya perhatian terhadap lingkungan, terutama sampah plastik harus seperti didaur ulang minimal menjadi kompos dan menghindari penggunaan sampah plastik sekali pakai.
“Poin kelima tentang program prasiaga tadi,” kata mantan menteri sosial tersebut.
Sementara itu, turut hadir pada upacara Hari Pramuka 2019 di Grahadi yaitu Kakwarda Pramuka Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, serta sejumlah pejabat Forkopimda Jatim lainnya.












