“Kami berharap dapat meningkatkan cakupan penimbangan balita di posyandu tahun 2019 lebih total coverage. Banyak balita yang datang, timbang, berat badan, dan ukur tinggi badan,” katanya.
Ninik menjelaskan bahwa kekerdilan pada anak akibat kekurangan gizi kronis bisa terjadi karena beberapa faktor, termasuk pola asuh yang tidak tepat dan kemiskinan. Kekurangan gizi dalam jangka panjang pada anak bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan bahwa selain berupaya menurunkan prevalensi kasus kekerdilan pada anak, pemerintah kota berusaha memperbaiki pelayanan kesehatan bagi masyarakat, antara lain dengan menyediakan ambulans di kelurahan dan dua mobil untuk dokter keliling.












