Ia mengatakan, kepastian pembangunan Tugu Garling setelah adanya penandatanganan antara Pemkab Gresik dengan PJB yang dilakukan General Manager PJB Gresik Ompang Rezki Hasibuan di Ruang Bupati Gresik.
“Landmark Garling ini sebagai upaya untuk mengembalikan yang pernah ada di Gresik zaman dahulu. Dulu gardu suling itu berdiri di Pertigaan Jalan Raden Santri, HOS Cokroaminoto dan Jalan Basuki Rahmat (tepat di depan kantor PLN),” katanya.
Sambari berharap, keberadaan Tugu Garling yang mempunyai bunyi-bunyi sebagai petanda waktu sholat itu akan didengar kembali, khususnya di dua kecamatan yaitu Gresik dan Kebomas.












