Titin menceritakan, dulunya kamar mandi milik keluarganya hanya terbuat dari kayu dan tertutup karung beras saja. Untuk menampung air, ia harus menimba dan menampungnya di bak mandi. Namun, saat ini kamar mandi miliknya sudah berdiri kokoh dengan tembok bata dan rapi.
Jamban pun saat ini sudah ada, lanjut Titin, jadi sudah tidak takut lagi bau ataupun genangan air yang kotor disekitarnya. Secara tidak langsung, ini juga sangat membantu memberantas perkembangan nyamuk.












