Cakrawala Nasional

Kemenhub akan terapkan sistem daring di Jembatan Timbang

×

Kemenhub akan terapkan sistem daring di Jembatan Timbang

Sebarkan artikel ini

Sebelumnya pengukuran dimensi dilakukan secara manual, petugas akan mengukur, beri tanda untuk dipotong dan beri peringatan, setelah diberi batasan waktu tiga bulan harus dipotong.

“Tapi nampaknya kita punya kelemahan karena ini kerja manual maka kita ganti dengan sensor dimensi yang akan mencatat secara otomatis berapa panjang truknya, berapa kelebihan lebarnya, juga tingginya,” jelas Budi

Sementara itu, untuk Truck Detector, jadi nanti dengan bantuan alat tersebut kita akan mendeteksi di dalam kendaraan mengangkut barang-barang apa saja.

“Saya sudah mencatat selama 13 hari (19-22 Juli) pada 21 JT yang ada pelanggaran yang tercatat di kita 9.225 dari total 11.379 kendaraan yang masuk ke UPPKB atau sebesar 81 persen,” katanya.

Dirjen Budi juga menjelaskan tujuan dan manfaat sistem yang terintegrasi ini yaitu untuk mempercepat proses penimbangan, karena tidak perlu menginput data identitas kendaraan, dengan integrasi sistem JTO dan sistem Blue, data kendaraan tidak perlu diinput lagi cukup dengan membaca code dari Smart Card atau QR Code.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *