Surabaya, cakrawalanews.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, untuk ikhlas dan sabar dalam bertugas melayani masyarakat.
“Kalau tugas pendampingan ini dihitung secara materi, maka tidak akan sebanding harus ikhlas, tidak bisa dikonversi semata-mata karena honor, Allah akan membalas berlipat ganda untuk siapa saja yang bekerja membantu sesama,” kata gubernur saat penutupan Bimningan dan Pemantapan Pendamping dan Operator Jaminan Sosial Lanjut Usia Provinsi Jawa Timur di Mercure Hotel, Jumat (19/7).
Dikatakan gubernur, program PKH Plus pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga/warga miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin.
PKH Plus bertujuan antara lain untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial; serta mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan keluarga miskin.
Program PKH plus ini memberikan perhatian khusus untuk penyandang lansia terlantar, perempuan kepala keluarga rentan dan penyandang disabilitas.” Lansia dan kelompok penerima lainnya agar mereka bisa hidup layak dan hidup dengan sejahtera dan bahagia dalam usianya yang sudah senja,” ungkap Gubernur












