Ditanya soial teknologi yang digunakan, menurut Eric pembangkit ini perpadua antara hasil rekayasa sendiri dan alat-alat serta mesin dari China. ”Jika sudah jadi, nanti kami ajak ITS untuk meneliti dan menduplikasi mesin ini, sehingga kedepan kita tidak tergantung negara lain, semua bisa di buat di Indonesia,” harapnya. (jnr/wan / hjr/s)
Jatim dukung Pembangunan Energi Baru Terbarukan












