Nantinya lanjut Eric, PLTSa ini akan menghasilkan daya sebesar 8 Megawatt (MW) yang kesemuanya akan digunakan untuk kebutuhan energi pabrik. “Sementara kami masih berusaha memenuhi kebutuhan pabrik, karena kapsitas pembangkit juga masih terbatas,” ungkapnya.
Dalam sehari, nantinya pembangkit ini membutuhkan sampah plastik dan karet bekas sebanyak 15 ton/hari. “Sampah plastik yang kami hasilkan masih di bawah 10 ton sehingga, hasilnya belum maksimal atau baru 50%,” imbuhnya.












