Letkol Inf. Dodik Novianto mengakui, kegiatan fisik untuk program kerja TMMD sudah dimulai jauh sebelumnya, karena memang waktunya mepet kurang lebih 30 hari, mulai tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus 2019 dan harus rampung semua.
“Kami tentu sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan dukungan anggaran untuk kegiatan fisik TMMD ini,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyambut baik pelaksanaan TMMD di daerahnya.
Dia mengakui ada banyak skema yang terbatas bila dilakukan oleh pemerintah daerah, seperti jalan kalau bukan ruas kabupaten, pemerintah daerah tidak bisa membangun.












