Workshop dan pelatihan sengaja dilakukan hingga beberapa kali. Tujuannya, kata Winny, supaya ada pemahaman yang berjenjang dalam perspektif para peserta yang memang dibina untuk menjadi relawan penggiat perlindungan anak di tingkatan desa.
Mulai dari penyamaan persepsi tentang hak anak, peluang penggunaaan dana desa untuk pengembangan program PATBM di tingkat desa, studi kasus tingkat kabupaten, dan kemudian diturunkan lebih detil pada tahap workshop terakhir dengan mengambil tema kasus-kasus di masing-masing desa.












