Apalagi, warga sudah disediakan tempat istirahat sementara dan selanjutnya akan ditempatkan di rusun.
“Perhatian dari Pemkot Surabaya sangat besar, saya ucapkan terimakasih banyak, fasilitas dan bantuannya sangat luar biasa, apalagi nanti sampai ditempatkan di rusun, mereka pasti sangat senang,” kata Andriani.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya, Irvan Widyanto menjelaskan, titik kebakaran itu berawal dari sebuah rumah penjual pangsit mie yang kompornya ngebros.
Di tempat itu, juga terdapat banyak LPG, sehingga kompor gebros itu menjalar ke LPG lainnya dan terlempar ke atas, sehingga terjadi banyak ledakan.
“Karena saat ini memang musim kemarau, akhirnya api cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya,” kata Irvan.
Api itu melahap 16 rumah yang ditempati 42 KK. Dalam peristiwa kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan 20 unit mobil kebakaran.











