Cakrawala Ekonomi

Princeton Digital Group Akuisisi Kepemilikan Mayoritas di Portofolio Bisnis Data Center XL Axiata

×

Princeton Digital Group Akuisisi Kepemilikan Mayoritas di Portofolio Bisnis Data Center XL Axiata

Sebarkan artikel ini
(ki-ka) Direktur Finance XL Axiata, Mohamed Adlan Bin Ahmad Tajudin, Chairman and Chief Executive Officer of Princeton Digital Group Limited, Rangu Salgame , Direktur Corp.Strategy & Bussiness Development XL Axiata, Abhijit Navalekar, Chief Operating Officer of Princeton Digital Group Limited, Varoon Raghavan, bersama Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya dalam acara penandatanganan kesepakatan antara Princeton Digital Group dengan XL Axiata untuk akuisisi kepemilikan mayoritas di portofolio bisnis layanan Data Center XL Axiata di Jakarta, Rabu (3/7/19).
(ki-ka) Direktur Finance XL Axiata, Mohamed Adlan Bin Ahmad Tajudin, Chairman and Chief Executive Officer of Princeton Digital Group Limited, Rangu Salgame , Direktur Corp.Strategy & Bussiness Development XL Axiata, Abhijit Navalekar, Chief Operating Officer of Princeton Digital Group Limited, Varoon Raghavan, bersama Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya dalam acara penandatanganan kesepakatan antara Princeton Digital Group dengan XL Axiata untuk akuisisi kepemilikan mayoritas di portofolio bisnis layanan Data Center XL Axiata di Jakarta, Rabu (3/7/19).

Jakarta, cakrawalanews.co – Princeton Digital Group (PDG), investor, pengembang dan operator infrastruktur internet berbasis di Singapura yang didukung oleh Warburg Pincus, telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi 70% kepemilikan pada portofolio bisnis layanan Data Center PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia saat ini, XL Axiata memiliki lima Data Center berkualitas tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Joint Venture atau perusahaan patungan, yang dinamakan Princeton Digital Group Data Centres, akan mendukung eksistensi strategis PDG di Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2025. Perusahaan Joint Venture ini akan menjadi operator Data Center dengan kemampuan bertumbuh secara signifikan untuk melayani perusahaan hyperscalers, unicorn domestik, korporasi, dan perusahaan telekomunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *