“Di puskesmas setempat, petugas kesling (kesehatan lingkungan) sudah melakukan kaporitisasi, kemudian meningkatkan kemampuan masyarakat sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku ini menjadi pengobatan efektif untuk KLB,” ujarnya.
Sebagai upaya mengurangi penyebaran hepatitis A, Setya mengimbau penderita yang memasuki masa pemulihan untuk istirahat total selama sebulan. Selain itu, masyarakat yang sudah sakit dimohon berobat ke puskesmas terdekat atau dokter.
“Setelah gejala kuning hilang, harus istirahat total sebulan dan jangan bepergian meskipun tidak rawat inap,” tuturnya.
Lebih lanjut penerapan pola hidup bersih juga harus dilakukan seperti yang sehat. Mulai dengan mencuci tangan saat sebelum dan sesudah buang air besar dan kecil, sebelum dan sesudah memasak dan makan.











