Pada kompetisi tersebut, ITS sebagai satu-satunya wakil dari Indonesia mengirimkan tiga tim, yaitu tim robot sepak bola humanoid Ichiro Kidsize dan Ichiro Teensize, yang akan berlomba di kategori Humanoid Robot Soccer. Selain itu ada juga tim robot sepak bola beroda, Iris, yang akan berlomba pada kategori Middle Size League Robot Soccer.
Tentang persiapan dalam menghadapi dua ajang bergengsi tersebut, pria yang juga menjadi pembina UKM Robotika ITS ini menjelaskan bahwa telah melakukan perbaikan mekanik robot, sistem elektronik robot, dan software robot. Dengan perbaikan ini, robot Ichiro memiliki gerakan yang lebih gesit dalam mengejar bola, serta memilki kemampuan menendang bola yang semakin baik dengan jarak menendang bola yang semakin jauh.
“Perbaikan dalam sisi software juga bisa mengakibatkan robot memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengenali bola dan memperkirakan posisi robot dalam lapangan sepak bola,” papar dosen Teknik Komputer Fakultas Teknologi Elektro (FTE) ITS ini.











