Menurutnya, PT PLN (Persero) sudah mulai mengantipasi peningkatan beban puncak dengan menghidupkan sejumlah pembangkit yang sebelumnya dipadamkan. Beberapa pembangkit saat ini masih dalam kondisi siaga memenuhi permintaan kebutuhan listrik dari Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Gandul.
Rida memastikan kondisi kelistrikan akan aman dan normal saat peningkatan konsumsi listrik terjadi. “Senin depan kami sudah antisipasi, kalau beban sudah naik akan hidupkan pembangkit,” katanya.
Sementara, berdasarkan rilis Tim Posko Nasional Sektor ESDM, ketenagalistrikan nasional menjelang arus balik juga dalam kondisi aman dan normal dengan daya mampu pasok pengusahaan PLN tercatat sebesar 40.363 MW dan beban puncak 25.627,47 MW sehingga masih ada cadangan sistem 14.735,54 MW atau mencapai 57,5%. Beberapa sistem dalam kondisi siaga yakni Nias, Lombok, dan Bima.












