“Kita sudah mengkomunikasikan hal ini dengan pemerintah pusat. Nanti kapalnya berasal dari kementrian perhubungan, alkesnya berasal dari kementrian kesehatan dan nanti kabupaten kota yang ada seperti Kota Probolinggo, Kabupaten Sumenep maupun yang memiliki kepulauan untuk ikut sharing pendanaan,” ujar Gubernur Khofifah Indar Parawansa ditemui usai mengikuti rapat Paripurna dan Halal Bihalal dengan anggota DPRD Jatim dan ASN DPRD Jatim di ruang Rapat Paripurna DPRD Jatim, Rabu (12/06).
Menurut Gubernur Jatim, kementerian perhubungan juga sudah menyiapkan dua kapal untuk merealisasikan rumah sakit apung ini. Sekarang tinggal disesuaikan kondisi kapalnya untuk dijadikan sebagai rumah sakit apung tersebut.
“Saat pak Menteri Menhub berada di Jatim jelang lebaran beberapa waktu lalu, menyatakan butuh waktu dua bulan untuk menyiapkan kapal yang akan digunakan sebagai rumah sakit apung tersebut. Ya mudah mudahan dalam waktu dekat ini udah selesai sehingga bisa segera diisi alkes dan bisa beroperasi,”harapnya.



