Cakrawala Ekonomi

Pelindo III Sharing Dengan Belanda Soal Digitalisasi Pelabuhan

×

Pelindo III Sharing Dengan Belanda Soal Digitalisasi Pelabuhan

Sebarkan artikel ini

Pelindo III sudah mengembangkan berbagai aplikasi operasional di antaranya yaitu Spinner (layanan bongkar muat peti kemas) dan Gen-C (layanan bongkar muat general cargo). Serta juga ada TOS (operasional terminal), Vasa (pelayanan kapal), Anjungan (pelayanan tagihan), yang didorong untuk terintegrasi dengan sistem eksternal, seperti Inaportnet (sistem informasi kepelabuhanan) milik pemerintah.

Senior Manager Perencanaan Strategis dan Kinerja Perusahaan Pelindo III, Prasetyo, menambahkan bahwa digitalisasi memang penting untuk meningkatkan produktivitas dan layanan. Namun digital hanyalah tools (alat; cara), menurutnya aspek terpentingnya justru ada pada sumber daya manusianya.

“Misalnya dengan digitalisasi data kegiatan di pelabuhan, pengguna jasa bisa terbantu untuk mengatur strategi yang lebih efisien dan mengembangkan strategi bisnisnya. Namun manusia tetap merupakan pusat dari bisnis, dengan bantuan teknologi untuk mengurus beberapa hal, maka manusia bisa lebih fokus untuk mengembangkan layanan yang lebih personal lagi untuk setiap pengguna jasa yang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Pelabuhan Rotterdam Indonesia, Willem Deden. Teknologi bukan alat pengambil keputusan (hanya berfungsi sebagai sistem atau data pembantu pengambil keputusan). Menurutnya, pada akhirnya hirarki institusi yang bisa mengambil keputusan dan memutuskan solusi untuk komunitas yang kompleks seperti di pelabuhan.

“Pelabuhan Rotterdam tidak bisa memaksa institusi lain untuk menggunakan inovasi teknologi yang dibuat. Misalnya pada inovasi Pronto untuk optimasi layanan pelabuhan. Maka yang dilakukan ialah memulai dengan mengajak beberapa perusahaan yang mau mencoba, karena efisiensi yang didapat lebih banyak dirasakan oleh pelayaran (bukan pelabuhan). Kami menggelar banyak diskusi lintas institusi, dari syahbandar hingga pengguna jasa. Ternyata inovasi layanan juga menjadi daya tarik pelabuhan dalam pemasaran,” ceritanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *