Bagi perusahaan yang ingin menerapkan e-procurement secara lengkap dan menyeluruh, lanjut Andik, Mbizmarket menjadi solusi yang tepat karena semua transaksi dapat 100 persen tercatat dan dapat diaudit berkat fitur-fitur e-procurement yang lengkap, seperti Budget Control, Spending Report dan Analytics, Order dan Fulfilment tracking, serta Digital Approval.
“Dengan makin luasnya penerapan e-procurement hingga menyentuh skala bisnis UMKM, kami optimitis adopsi nilai-nilai transparansi, akuntabilitas dan integritas yang sangat penting bagi peningkatan kompetensi juga akan makin membudaya di kalangan dunia usaha Indonesia,” tukasnya.
Untuk itulah MBiz gencar memberikan edukasi kepada pelaku usaha, termasuk UMKM di Jawa Timur yang jumlahnya pada akhir 2018 sudah melampaui angka 12 juta.
“Agar mereka bisa naik kelas menjadi pelaku usaha dengan skala bisnis yang makin meningkat,” ujarnya.












