“Selain bawang putih dan merah, komoditas yang memberikan andil terbesar inflasi adalah tomat sayur, telur ayam ras, dan kelapa,” kata Kepala BPS Kota Madiun, Umar Syaifuddin kepada media di kantornya , Kamis (9/5).
Ditambahkan dia, inflasi yang terjadi di Kota Madiun disebabkan kenaikan IHK pada lima dari tujuh kelompok bahan pengeluaran yakni kelompok bahan makanan yang mengalami inflasi 1,61 %.Disusul kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau terjadi inflasi 0,38 %; kelompok sandang inflasi 0,26 %; kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan inflasi 0,09 %; dan kelompok kesehatan sebesar 0,06 %. Selain itu, terdapat juga sejumlah komoditas yang menjadi penekan inflasi. Di antaranya, beras, daging ayam ras, shampo, detergen, dan ikan lele.












