Masih belum tingginya angka penjualan tiket lebaran KA Jarak Jauh/Menengah di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya ini, disebabkan karena wilayah Daop 8 Surabaya merupakan daerah tujuan dari pemudik (Arus mudik) ujar Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Suprapto saat dikonformasi JNR Kominfo Jatim, Selasa (7/5)
Menurutnya, karakteristik para penumpang pada angkutan lebaran seperti pada tahun-tahun sebelumnya adalah: Ketika masa sebelum lebaran, didominasi oleh arus para penumpang KA Jarak Jauh/Menengah dari arah Barat ke timur (Jawa barat / DKI menuju Jawa tengah/Jawa Timur), ini dikenal dengan Arus Mudik. Sedangkan masa setelah Lebaran, arus penumpang akan didominasi oleh para penumpang KA Jarak Jauh/Menengah dari arah timur ke barat (Jawa Timur/Jawa tengah ke arah DKI Jakarta/Jawa Barat). Atau dikenal dengan arus balik.
Sedangkan jumlah pemesanan tiket KA pada masa angkutan Lebaran telah mengalami lonjakan di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya, dimana dominasi pemesanannya berada di masa setelah Lebaran, dimana hal ini berarti *telah memasuki masa arus balik.* Ini bisa terlihat dari lonjakan pemesanan tiket untuk keberangkatan KA pada H Lebaran ke-1 (5 Juni 2019) s/d H+10 (16 Juni 2019) yang sudah diatas 50 %.












