Bahkan dari desk USBN, tak ada laporan kendala pelaksanaan tersebut. Namun, ia tak menampik jika ada beberapa murid yang harus melaksanakan USBN itu di rumah sakit atau di rumah.
Pihak Dinas Pendidikan memang diterjunkan untuk mendatangi murid-murid yang tak bisa melaksanakan USBN-nya di sekolah.
“Kami sudah menawarkan kepada para murid yang sakit, mau melaksanakan USBN susulan atau tidak? Rata-rata beberapa murid memilih melaksanakan ujiannya bersamaan, mereka tak memilih USBN susulan,” kata Ikhsan.












