Satgas Pemilu ini melibatkan Kantor Pusat, Unit Bisnis, Unit Operasi dan Anak Perusahaan di seluruh Indonesia. Satgas ini akan bekerja hingga akhir April 2019, untuk memastikan kebutuhan energi selama proses Pemilu hingga rekapitulasi penghitungan suara terpenuhi dengan baik.
Pertamina juga membuka layanan pengaduan dan informasi masyarakat yang dibuka 24 jam melalu Call Center Pertamina 135. Sebelumnya, Berdasarkan data Pertamina yang dilaporkan ke BPH Migas, stok LPG nasional untuk rumah tangga tercatat sebanyak 317.022 ton, sementara untuk minyak tanah atau karosene berada 109.726 liter hingga 7 April 2019.
Selanjutnya, untuk stok Premium tersedia untuk 21 hari mendatang dengan ketersediaan 680.791 liter, stok Pertalite tersedia untuk 22 hari mendatang dengan volume 1.128.168 liter.
Stok Pertamax tersedia untuk 21 hari mendatang dengan volume sebanyak 237.635 liter. Untuk biosolar tersedia untuk 28 hari mendatang dengan volume 2,057 juta liter dan Avtur sebanyak 596.469 liter atau pasokan untuk 44 hari. (jnr/wan/hjr)



