Kapal inipun digiring menjauh oleh petugas gabungan agar tidak membahayakan kabel listrik bawah laut.
Petugas gabungan dari TNI AL, Polairud, KSOP Tanjung Wangi, Basarnas dan Pelindo langsung mengerahkan sejumlah kapal untuk mendorong KMP Trisila Bakti II dari lokasi yang harusnya steril itu. Perlahan-lahan KMP Trisila Bakti didorong dengan kapal Tugboat agar posisinya menjauh dari lokasi itu.
“Kita kerahkan dua KAL dari AL, satu kapal Polairud, satu kapal basarnas, dan Kapal KSOP,” ucap Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal.
Yulius Azz Zaenal menyatakan, di area kabel bawah laut yang memasok listrik ke Bali seharusnya menjadi clear area. Tidak boleh ada kapal atau benda yang mengganggu. Oleh karena itu disimulasikan ada kapal yang mengalami kedaruratan di laut yang harusnya tidak boleh lego jangkar.(wan/jnr/hjr/s)












