Cakrawala NasionalIndeks

Soal USBN SMP Intoleran, Mendikbud: Sangat Disesalkan

×

Soal USBN SMP Intoleran, Mendikbud: Sangat Disesalkan

Sebarkan artikel ini
Mendikbud Muhadjir Effendy. (Foto: Ist)

Siswa disuruh menyimpulkan masalah utama dari kedua teks tersebut. Kedua soal tersebut memuat jawaban pilihan ganda A,B,C,D. Salah satu opsi jawaban untuk teks kedua, menyatakan Banser agar dibubarkan.

Terkait peristiwa ini, Disdik Garut, Totong, dipolisikan Banser. Pelaporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik Banser oleh Dinas Pendidikan Garut. Menurut Yudi, soal ujian yang berisi ‘Bubarkan Banser’ itu sangat mencoreng nama baik organisasi mereka.

Totong sendiri dengan mewakili Dinas Pendidikan Garut menyampaikan permintaan maaf. Totong mengungkapkan naskah soal-soal ujian tersebut dibuat oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Garut. Ia mengaku telah berulangkali mengingatkan tim pembuat soal untuk tidak memasukkan soal yang mengandung unsur SARA ataupun soal yang berpotensi menimbulkan polemik.

Disdik Garut kemudian menarik soal tersebut dan akan mengulangi ujian dalam waktu dekat. Totong menjelaskan pihaknya akan menarik soal Bahasa Indonesia yang sudah dipasok ke 134 dari 386 SMP di Garut yang melaksanakan USBN berbasis kertas dan pensil.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *