Di titik kedua, jalan amblas yang sebelumnya terjadi pada bulan Febuari lalu, kini melebar dan meluas. Kedalaman jalan yang amblas pun berkisar 6 meter dengan lebar sampai 20 meter dan panjang mencapai 30 meter. Di titik ini bertepatan dengan tanjakan dan turunan yang menikung tajam.
Di titik pertama sudah ada dua alat berat hingga yang diturunkan pada pukul 10.00 WIB tadi untuk membersihkan sisa material longsor berupa tanah yang menutup jalan. Sedangkan di titik kedua, warga bergotong royong membantu petugas kepolisian mengatur arus kendaraan yang harus bergantian saat melintas.
“Jalan amblas dan longsor ini sedikit demi sedikit tahu-tahu sudah dalam. Longsor karena sini kerap hujan,” kata Mitro (51) warga Desa Tenogo.
Biasanya, pemotor yang banyak terjatuh karena jalan licin. Karenanya, warga bergiliran berjaga untuk membantu pengguna jalan baik siang maupun malam.
“Belum lama kok Pak Ganjar (Gubernur Jateng) ke sini. Menengok jalan ini tapi kok belum ada perbaikan hanya ada dua alat berat di sini,” katanya.



