Cakrawala Ekonomi

Produksi sepatu Indonesia duduki peringkat ke-4 dunia

×

Produksi sepatu Indonesia duduki peringkat ke-4 dunia

Sebarkan artikel ini

Ajang tersebut diinisiasi oleh Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI), satuan kerja di bawah Direktorat Jendral IKMA Kemenperin yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. BPIPI memiliki tugas dalam pembinaan dan pengembangan industri alas kaki di Indonesia.

Gati menjelaskan fokus layanan BPIPI antara lain peningkatan SDM industri alas kaki, peningkatan pengetahuan dan teknologi produk alas kaki, serta standardisasi produk alas kaki.

Pada pelaksanaan IFCC 2019, BPPI menggandeng Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya. Dalam kerja sama itu, ia mencontohkan bila ada mahasiswa Petra yang mendaftar, pihak rektorat akan menyeleksi dari 60, misalnya, hingga dapat peserta 40 mahasiswa. “Jumlah itu yang akan mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Gati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang aktif memacu sektor industri kreatif melalui program Millennial Job Center. “Ini menjadi sebuah program kesatuan dan terintegrasi,” katanya.

Ia melihat saat ini generasi muda selalu berpikir tentang desain, branding, visualisasi produk, maupun servis pada setiap aktivitas mereka baik secara komersil maupun berbasis hobi atau komunitas.

Oleh karena itu, lanjut dia, melalui gelaran IFCC, BPIPI ingin mengenalkan lebih dekat tentang alas kaki pada generasi muda, memperkuat daya tarik mereka bahwa alas kaki itu adalah bagian dari mode, bagian dari perkembangan fesyen anak muda dan yang terpenting lagi adalah bisa menjadi bagian rencana bisnis yang menjanjikan ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *