Bahkan, Eiji membeli dan akan dipajang di mini museum miliknya di Nagoya, Jepang. Pria berusia 74 tahun itu datang ditemani seorang penerjemah Andi Agung P. Eiji langsung menuju galeri hasil karya WBP di lobi Kanwil dan melihat-lihat hasil karya WBP. “It’s Beautiful,” ujarnya sambil membawa tas dari bahan koran hasil karya WBP Rutan Gresik, Jumat (5/4).
Selain itu, Eiji juga memuji keindahan souvenir burung merak yang juga dari Rutan Gresik. Termasuk juga hasil kerajinan bambu dari Lapas Pasuruan. Hasil karya lain juga membuatnya penasaran. Menurut pria yang sehari-hari berprofesi sebagai guru itu, mayoritas hasil karya WBP sangat original. Selama 20 tahun terakhir berkeliling dunia, dia belum pernah menemui hasil karya dari bahan bekas sedetail itu.












