Material lumpur setebal 2 sentimeter mengendap di tujuh ruangan kelas yang dimanfaatkan sebagai ruang belajar siswa kelas 3 dan 4 SD. Tembok di dua ruangan kelas yang berada dekat dengan tanggul juga ikut jebol.
Puluhan warga, petugas Dinas Pemadam Kebakaraan dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, TNI, Polri, Kantor SAR Jawa Barat, Tim Reaksi Cepat Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung dan stakeholder lainnya juga ikut membantu membersihkan lumpur dan sisa air yang masih ada SDN Aji Tunggal.
“Kami berterima kasih dan sangat mengapresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat dan instansi yang ikut membantu di sini. Mudah-mudahan bisa cepat pulih dan bisa dimanfaatkan kembali,” ujar Hikmat.











