“Lewat teknologi maka kehandalan dan konsistensi dari sebuah produk kesehatan akan makin baik. Disamping itu, kerjasama antar pihak seperti UNAIR dan ITS misalnya harus lebih ditingkatkan,” ujar Wagub melalui siaran pers Humas Setdaprov Jatim.
Untuk percepatannya, Wagub meminta komite Bio Medik ITS segera menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Pemprov Jatim. Rekomendasi tersebut harus dibuat dengan berdasarkan pemetaan domestik komponennya, daya saing, serta keberpihakan pasar. “Dengan kolaborasi antara berbagai pihak, kita berharap industri kesehatan bisa menjadi pelopor industri kesehatan nasional,” harapnya.












