Menurut Gubernur data dari Badan Pusat Statistik ((BPS) kemiskinan di Jawa Timur saat ini totalnya 10,85 % dan berada di 10 kabupaten kota. Dari data tersebut menunjukan kemiskinan di pedesaan sebesar 15,2 % sedangkan diperkotaan 6,9 %. Pemprov Jawa Timur saat ini memfokuskan menurunkan angka kemiskinan di pedesaan karena kemiskinan di desa selalu tertinggi di Indonesia. Melalui campurtangan pemerintah dengan memfokuskan penurunan kemiskinan di pedesaan diharapkan tidak sampai terjadi ketimpangan yang terlalu jauh dengan daerah lain di Indonesia.
Setiap daerah yang tingkat kemiskinanannya tinggi dipastikan Indeks Pembangunan Manusianya (IPM) rendah. Karena itu pemerintah berusaha meningkatkan IPM melalui pendidikan. Rata-rata lama sekolah di daerah miskin 7,34, ini artinya anak sekolah SMP di daerah miskin pada semester satu sudah berhenti sekolah. Oleh sebab itu pemerintah akan membantu penguatan terutama di 10 daerah termiskin di Jawa Timur.



