Secara umum, Pemprov Jatim justru mewaspadai cuaca di Jawa Timur yang masih berpotensi menurunkan hujan dengan intensitas lebat sementara kapasitas tampung sungai di Jawa Timur tidak bertambah. “Kondisi temperatur laut di jatim yg lebih tinggi menyebabkan dorongan uap ke atas lebih banyak, awan cumulonimbus, katanya. Curah hujan menjadi lebih tinggi. Kami justru mengantisipasi, jangan sampai barang berharga di rumah-rumah itu tidak disimpan. Nanti, begitu dievakuasi, kepikiran barang di rumah,” ujarnya.
Pemprov Jatim, akan memastikan ketersediaan tenaga kesehatan dan logistik untuk memenuhi kebutuhan adanya masyarakat terdampak banjir yang terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi. (wan/jnr/pca/p)
Views 102












