Bahkan pihaknya tidak memungkiri, memang masih banyak wisatawan yang justru datang ke lokasi sekitar Bromo untuk menikmati eksotika erupsi Bromo. Dia bahkan menyarankan, status waspada bukan berarti harus menghindar.
“Ada yang selfie, momen yang jarang-jarang ini. Saya kira, selalu ada hikmah di balik peristiwa. Saya sendiri, Ibu Gubernur juga, kami banyak bertanya ke sana ke mari. Dari semua sisi, (erupsi ini) relatif konvergen (terpusat). Jadi, tetap waspada tapi kita tidak perlu menghindar,” ujarnya.
Pihaknya juga menyampaikan, BPBD Provinsi Jawa Timur maupun BPBD kabupaten setempat sudah membagikan 12.000 masker kepada masyarakat setempat maupun wisatawan pada Sabtu (16/3) lalu. “Tentu kami sangat mengapresiasi pihak kepolisian yang juga membagikan masker ke wisatawan di Bromo. Semakin banyak pihak terkait yang peduli untuk melakukan penanganan, saya kira akan semakin bagus,” ujarnya.












