“Menurut saya pengintegrasian transportasi ini tidak bisa ditunda lagi,” ujar dia.
Selain itu, Jokowi juga menyinggung soal kerugian yang diakibatkan oleh kemacetan di Jabodetabek. Dia menyebut, kerugian tersebut sudah terjadi puluhan tahun dan nilai per tahunnya Rp 65 triliun.
“Karena sering yang saya sampaikan kemacetan yang terjadi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ini sudah menimbulkan kerugian yang sangat besar, bukan per tahun tapi berpuluh-puluh tahun,” kata Jokowi.
Jokowi bilang, angka kerugian berdasarkan hasil studi Kementerian PPN/Bappebas menunjukkan angka Rp 65 triliun per tahun.
“Studi Bappenas ditemukan angka kerugian Rp 65 triliun karena kemacetan di Jabodetabek setiap tahunnya, dan bahkan Pak Wapres, Pak Gubernur menyampaikan angka sampai Rp 100 triliun ini jumlah yang besar sehingga perlu diselesaikan,” ujar dia.



