“Untuk program uang saku dan transportasi, dikhususkan bagi pelajar dari empat kecamatan dengan partisipasi sekolah rendah,” kata Anas.
Sedangkan untuk membeli kacamata minus bagi pelajar yang membutuhkan, Anas mengatakan bisa menggunakan uang tabungan dan program Siswa Asuh Sebaya.
Salah seorang penerima program tabungan, Mohomamad Yuki, mengaku bersyukur dengan program ini. “Senang sekali bisa untuk beli buku pengetahuan umum biar bisa menambah wawasan,” kata pelajar difabel kelas 3 SDN 1 Kalipuro itu. (ant/wan)



