Ia mencontohkan terkait Sidoarjo, Bambang Haryo menjelaskan bahwa sampai saat ini wilayah Sidoarjo masih bermasalah dengan kebutuhan air bersih, karena masyarakat yang bisa mendapatkan layanan PDAM hanya sekira 65 persen.
“Ini menyangkut hajat hidup masyarakat, apalagi kebutuhan air itu amanat UU, maka persoalan ini akan menjadi atensi saya sebagai legislator yang mewakili masyarakat disana,” kritisnya.
Tidak hanya itu, Bambang Haryo juga berpesan kepada Pemkab Sidoarjo untuk tidak mengalihfungsikan tanah produktif menjadi yang lain.
“Tanah produktifnya jangan dihabiskan, contoh Kota Beijing yang ada sawah di tengah kota, ini patut ditauladani,” pintanya.
Namun saat bicara soal Kota Surabaya, Bambang Haryo dengan tegas mengakui keberhasilan Tri Rismaharini sebagai Wali Kota, utamanya soal pembangunan infra struktur, namun masih mempunyai beban kepada masyarakat yakni terkait pembebasan surat ijo.











