Menurut dia, kawasan ini sangat strategis karena nantinya dihubungkan dengan Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) Surabaya. Untuk itu, ia berharap warga di kawasan tersebut tidak hanya sekadar menjadi nelayan, tapi mendapatkan pendapakan pendapatan tambahan.
“Mereka nanti bisa juga jadi pemandu wisata untuk meningkatkan pendapatannya,” ujarnya.
Kepala Sub Bagian Layanan Informasi Humas Pemkot Surabaya Jefry S sebelumnya mengatakan Pemerintah Kota Surabaya menggandeng pihak swasta dari PT PP Properti Suramadu untuk mengembangkan kawasan pesisir Kenjeran, salah satunya membangun proyek kereta gantung yang dimulai pertengahan 2018.
Menurutnya ada lahan sekitar 6,5 hektare yang dipersiapkan Pemkot Surabaya untuk mengembangkan kawasan pesisir Bulak dan Kenjeran. “Dengan adanya kerja sama ini, maka pesisir Kenjeran bisa semakin bagus dan berkembang wisata dan perekonomian warganya,” katanya.
Nantinya, kata dia, lahan yang sudah dipersiapkan itu tidak hanya untuk keperlua kereta gantung saja melainkan juga akan dibangun apartemen, pusat perbelanjaan, dan perkantoran. Diketahui kereta gantung itu akan melintas dari Taman Suroboyo hingga Jembatan Suroboyo sepanjang sepanjang 725 meter dengan tinggi 25 meter.












