“Kondisi Bengawan Solo di Jawa Timur sampai sekarang ini aman,” ucapnya.
Sesuai data ketinggian air di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer masih jauh di bawah siaga banjir dengan ketinggian 22,84 meter, meskipun ada peningkatan di bandingkan sebelumnya yang sempat mencapai 22,81 meter, Jumat pukul 06.00 WIB.
Ketinggian air itu masih jauh di bawah siaga banjir di Karangnongko, untuk siaga hijau mencapai 29,00 meter. Begitu pula dalam waktu bersamaan ketinggian air di taman Bengawan Solo (TBS) di Kecamatan Kota, hanya 7,20 meter, jauh di bawah siaga banjir untuk siaga hijau 13,00 meter.
Di daerah hilirnya Babat, Laren, Karanggeneng, dan Kuro, Lamongan, ketinggian air Bengawan Solo mengalami kenaikan, tetapi juga masih jauh di bawah siaga banjir masing-masing 4,58 meter, 1,38 meter, 1,20 meter, dan – 0,62 meter.
“Ketinggian air Bengawan Solo di hulu, Jawa Tengah, termasuk di Waduk Wonogiri masih aman,” ucapnya.












