kelompok tani yang berada di wilayah Kelurahan Sumur Welut Kecamatan Lakarsantri Surabaya, yang masih eksis menerapkan program ketahanan pangan

Surabaya, cakrawalanews.co – Minimnya lahan untuk bercocok tanam diperkotaan menjadi kendala dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Namun, kondisi tersebut dapat disiasati dengan program urban farmin. Seperti halnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan melalui program urban farming.
Bahkan, program yang digagas sejak tahun 2010 itu, dinilai mampu memberdayakan kelompok-kelompok tani yang ada di Surabaya.
Salah satunya yakni kelompok tani yang berada di wilayah Kelurahan Sumur Welut Kecamatan Lakarsantri Surabaya, yang masih eksis menerapkan program ketahanan pangan tersebut.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya Presley mengatakan sebagian besar masyarakat di wilayah Kelurahan Sumur Welut bekerja di bidang pertanian.
Mereka menerapkan program urban farming dengan memanfaatkan lahan kosong untuk usaha berbagai jenis pertanian, seperti bertanam padi, jagung, cabai dan sayuran.












