Penarinya mengenakan busana tradisional Aesan Gede. Penari terdepan membawakan tempat sirih yang akan dipersembahkan kepada raja.
Taruna Jaya menjadi tari kedua. Ini digubah dari tarian Turonggo Yakso atau Jaran Kepang yang berasal dari Jawa Timur. Guruh Sukarno Putra menata dan menggubah kembali tarian ini.
Puti menegaskan, kebudayaan dan kesenian adalah salah satu cara dalam meningkatkan hubungan dan persahabatan antar negara.
“Dengan misi kebudayaan inilah maka nama Indonesia akan semakin dikenal,” pungkas dia.(hdi/cn02)












