Ani mengatakan dirinya menyadari bahwa ujian dari Allah SWT dapat menimpa siapa saja yang dikehendaki.
“Kali ini saya yang dipilih. Alhamdulillah baik dokter Singapura maupun Indonesia memberikan yang terbaik untuk saya,” tulis Ani.
Dia mengaku mencatat setiap pengobatan yang dijalaninya, mulai dari konsumsi obat, suntikan kemo, transfusi darah dan lain-lain. Dia menyatakan menjalani dengan penuh ketabahan, tegar dan disiplin.












