Di sesi pertama, Yunarto memandang secara teknis jelas Jokowi lebih unggul dari data pencapaian, sisi emosi juga. “Cuma ada slip of tongue dan ada jeda 3 detik waktu bicara soal lingkungan hidup,” katanya.
Sementara dari segi kualitas data debat, Jokowi dinilai unggul di sesi kedua. Tentang infrastruktur Jokowi langsung bicara angka. “Sebenarnya Prabowo bisa mengimbangi kalau tidak menggunakan contoh ketika menyerang, misal soal LRT Palembang dan Bandara Kertajati. Terlihat Jokowi sudah menyiapkan jawaban sehinga lubang yang ada tidak bisa diserang Prabowo,” kata Yunarto.
Sepanjang debat Prabowo dinilai Yunarto seperti sedang orasi. Suasana debat memanas memasuki sesi ketiga setelah Jokowi menohok Prabowo.












