Menurutnya, salah satu upaya untuk menghindarkan anak-anak dari kenakalan remaja adalah dengan membuat kegiatan yang bernilai positif. Jika anak-anak dialihkan ke hal-hal positif, maka mereka tidak sempat untuk berpikir negatif.
“Karena itu kita memberikan ruang-ruang positif seperti lapangan futsal ini untuk anak-anak kita,” ujarnya.
Ia mengatakan selain digunakan sebagai wahana berlatih sepak bola, masyarakat juga bisa memanfaatkan lapangan itu untuk kegiatan lain. Ia mencontohkan, seperti digunakan untuk senam, ataupun kegiatan kampung lainnya. Apalagi, lapangan tersebut bisa dipakai masyarakat tanpa harus menyewa alias gratis.
“Kalau bapak ibu mau bikin aktivitas lain di situ ndak apa-apa, seperti ingin senam, atau bikin kegiatan pertemuan. Tidak ada gunanya saya membangun kota ini sebagus apapun, kalau warganya tidak dapat manfaat,” terangnya.



