“Kalau di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya ini rencananya akan kami tanami 250 jenis mangrove. Untuk prosesnya kami akan bekerja sama dengan banyak pihak, salah satunya adalah Pemerintah Kota Kyushu di Jepang. Sebagai informasi, Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar ini adalah kebun raya pertama yang mengkhususkan diri pada jenis tanaman mangrove,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berbagi pengalaman bagaimana sebagai pimpinan harus bisa memimpin dan mengeksekusi semua program secara cepat, tepat dan efisien.
Menurut Risma, seorang pemimpin tidak bisa hanya dibelakang meja. Pemimpin juga tidak bisa hanya memerintah.
“Pemimpin harus hadir, menjadi contoh dan melakukan kontrol. Sebagai pemimpin, kita harus punya target pribadi. Kita ini ingin dikenang orang sebagai apa? Pemimpin yang baik atau pemimpin yang buruk. Saya ingin dikenang sebagai pemimpin yang baik,” kata Risma dalam acara yang dipandu wartawan senior Wahyu Muryadi dari Tempo.
Pada bagian lain, Nanang mengungkapkan Pertamina EP Leaders Forum 2019 sengaja digelar di Surabaya agar para peserta bisa menangkap spirit Kota Pahlawan, sekaligus belajar dari kepemimpinan Bu Risma yang sarat prestasi dan dicintai warga Kota Surabaya.












