“Uang itu bukan segala-galanya,” tegasnya.
Namun begitu, ia mengaku bisa memberi makan lansia, penghuni Liponsos dan anak-anak yatim.
Bahkan, pendidikan dan kesehatan gratis. Selain itu, fasilitas olahraga terus dibangun dan saat ini sudah mencapai 403 lapangan olahraga.
Sedangkan taman di Surabaya sudah mencapai 453 taman dan terus dikembangkan. Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menjelaskan berbagai sikap yang harus
dilakukan oleh kepala daerah untuk menyikapi suatu masalah. Termasuk dalam proses pemindahan PKL ke sentra PKL yang selalu didahului dengan pendekatan persuasif, sehingga dalam prosesnya jarang sekali ada pertentangan.
“Kalau Satpol PP itu jangan sampai imagenya tukang usir dan tukang obrak, jangan buat warga itu alergi dengan Satpol PP, kalau sudah dibangun imagenya maka kita nanti kalau penataan PKL akan dibantu,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengatakan tujuan utama datang ke Surabaya untuk belajar langsung kepada seorang tokoh yang sangat patut untuk diteladani, yaitu Wali Kota Risma.












