“Mudah-mudahan wakaf Al Quran itu berguna bagi kami dan bisa dimanfaatkan, sehingga bantuan itu bisa digunakan sebagai sarana kami dalam membaca Al Quran, khususnya untuk menghafal Al Quran,” katanya.
Ia mempunyai program di antaranya ingin menghapuskan buta Al Quran, sehingga semua disabilitas netra mengerti dan memahami kitab suci umat Islam tersebut.
“Kami punya komitmen untuk pemberantasan buta Al Quran dengan mengadakan training of trainer Al-Quran Drill dan menggelar Musabaqoh Tilawatil Al Quran (MTQ) untuk disabilitas netra yang akan diselenggarakan pada tahun depan,” ujarnya.
Sementara Bupati Jember Faida mengatakan Kabupaten Jember siap untuk menjadi tuan rumah MTQ tunanetra se-Indonesia, sehingga para disabilitas netra dapat menjadi tahfidz Al Quran setelah diberikan Al Quran digital braile.












