Ia berharap Al Quran itu dibaca setiap hari oleh tunanetra hingga berhasil menjadi hafiz dengan harapan di akherat nanti melihat yang lebih bagus dari dunia dengan membaca Al Quran.
Ketua Yayasan Baitul Al- Khairiyah Kuwait Abdullah Almayyas juga melakukan bakti sosial berupa operasi katarak, bibir sumbing, dan bantuan kaki palsu yang dilakukan di seluruh dunia, sehingga tidak hanya di Indonesia saja.
“Salam dari keluarga Kuwait, salam damai. Kami berharap penyandang tunanetra khususnya di Indonesia memanfaatkan bantuan Al Quran digital braile tersebut dengan baik dengan membacanya setiap hari, sehingga targetnya dapat menjadi menjadi hafiz Al Quran,” tuturnya.
Ketua Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia Jawa Timur Moslehel Alam menyampaikan ucapan terima kasih dari semua disabilitas netra kepada pihak-pihak yang terkait dan telah mewakafkan Al Quran digital braile tersebut.












