Selain itu, ada pekerjaan konstruksi lain yang dikerjakan secara bersama-sama. Hal itu menyebabkan perlunya pembagian jam kerja (window time) agar seluruh proyek dapat berjalan sesuai target.
Seperti diketahui, selain proyek Tol Jakarta-Cikampek II, ada pula proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan bersama-sama di sepanjang koridor tersebut.
“Yang ketiga waktunya (target selesai) memang dua tahun ini memang termasuk cepat. Nah, pada perjalanannya, hambatan ini dan itu bisa terjadi. Tapi kita kan mengejar target dengan semangat dan kepastian kerja lagi,” ungkapnya.
Untuk mengejar ketertinggalan, PT JJC berencana menambah jam kerja dan juga sumber daya dalam kurun dua bulan ke depan.(rur)












