“Memang pandangan tentang bagaimana sampah plastik menjadi sekarang masalah di dunia. Kita nomor 2 yang pembuat sampah plastik (terbesar) setelah China. Karena itulah maka harus juga diinovasi plastik yang sekali pakai itu, salah satunya (botol) minum,” ujar Kalla dalam acara penganugerahan Adipura di Kantor Kementerian Lingkungan Hidupndan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Senin (14/1/19).
“Jadi kalau minum aqua ya lebih baik bawa sendiri botol plastik yang tebal sehingga dapat dipakai berkali-kali botol itu,” lanjut Kalla.
Kalla mengatakan jumlah penduduk Indonesia dan China memang tergolong banyak. Namun menurut dia hal itu tak bisa dijadikan alasan banyaknya sampah plastik yang dihasilkan.












